TUGAS 2 ILMU BUDAYA
DASAR
Ilmu budaya adalah suatu
ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan
manusia sebagai mahluk berbudaya. Dan masalah-masalah yang menyertainya, sering
disebut sebagai humanities yang merupakan pengetahuan yang diharpkan dapat memberikan
pengetahuan tentang konsep-konsep yang dapat di gunakan untuk masalah-masalah
manusia dan kebudayaan.
Adapun istilah
Humanities itu sendiri berasal dari bahasa Latin Humanus yang bisa diartikan
manusiawi, berbudaya dan halus (fefined). Dengan mempelajari The Humanities
diandaikan seseorang ‘akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan
lebih halus. Secara demikian bisa dikatakan bahwa The Humanities berkaitan
dengan masalah nilai-nilai, yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau
manusia berbudaya. Agar. manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari
ilmu yaitu The Humanities di samping tidak mehinggalkan tanggung jawabnya yang
lain sebagai manusia itu sendiri.
Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan
menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat.
Di dalam revolusi, perubahan yang terjadi dapat direncanakan atau tanpa
direncanakan terlebih dahulu dan dapat dijalankan tanpa kekerasan atau melalui
kekerasan. Ukuran kecepatan suatu perubahan sebenarnya relatif karena revolusi
pun dapat memakan waktu lama. Misalnya revolusi industri di Inggris yang memakan
waktu puluhan tahun, namun dianggap 'cepat' karena mampu mengubah sendi-sendi
pokok kehidupan masyarakat —seperti sistem kekeluargaan dan hubungan antara
buruh dan majikan— yang telah berlangsung selama ratusan tahun. Revolusi
menghendaki suatu upaya untuk merobohkan, menjebol, dan membangun dari sistem
lama kepada suatu sistem yang sama sekali baru. Revolusi senantiasa berkaitan
dengan dialektika, logika, romantika, menjebol dan membangun.
Jika dilihat dari
sudut pandang pengertian dari revolusi adalah perubahan sosial dan perubahan
yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan
masyarakat, sedangkan kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang dan
dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke
generasi. Dengan kata lain pengertian dari revolusi budaya adalah sebuah gejala
berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat dalam waktu
yang cukup lambat.
Revolusi budaya juga
dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru,
dan kontak dengan kebudayaan lain. Sebagai contoh, berakhirnyazaman es berujung pada ditemukannya sistem pertanian, dan kemudian
memancing inovasi-inovasi baru lainnya dalam kebudayaan.
Beberapa faktor-faktor
yang menyebabkan terjadinya revolusi kebudayaan
Lingkungan alam fisik
Terjadinya
berbagai bencana alam menyebabkan
masyarakat yang mendiami daerah-daerah itu terpaksa harus meninggalkan tempat
tinggalnya. Apabila mereka mendiami tempat yang baru, mereka harus menyesuaikan
diri dengan keadaan alam yang baru yang akan mengakibatkan terjadinya perubahan
perubahan pada lembaga-lembagaorganisasi mereka. Penyebab
yang bersumber pada lingkungan alam fisik
kadang-kadang ditimbulkan oleh tindakan masyarakat itu sendiri.
Perang
Peperangan dengan negara
lain memicu perubahan-perubahan karena negara yang menang akan memaksakan
kebudayaannya pada negara yang kalah.
Kebudayaan masyarakat
lain
Kebudayan yang
disebarkan oleh bangsa lain dapat mengakibatkan revolusi. Hubungan yang
dilakukan secara fisik antara dua kelompok masyarakat mempunyai kecenderungan
untuk menimbulkan pengaruh timbal balik, yakni masing-masing masyarakat dapat
memengaruhi masyarakat lainnya. Apabila pengaruh dari masyarakat tersebut
diterima tidak karena paksaan, hasilnya dinamakan demonstration effect. Proses
penerimaan pengaruh kebudayaan asing di dalam antropologi budaya dinamakan
akulturasi. Apabila salah satu dari 2 kebudayaan yang bertemu mempunyai taraf
teknologi yang lebih tinggi, maka yang terjadi adalah proses imitasi, yaitu
peniruan terhadap unsur-unsur kebudayaan lain.
Namun tak hanya tak
sampai disitu saja ketika kita membicarakan perubahan keadaan budaya itu,
karena tentunya berhubungan dengan perubahan struktur sosial dari masyarakat
tersebut. Sebagai contoh, di Indonesia, generasi muda kita lebih senang
menghabis waktu di pusat perbelanjaan seperti di Mall dari pada harus belajar
diseolah ataupun dirumah. generasi muda kita juga sudah sangat lekat dengan
berbudaya berpakaian yang kurang pantas untuk digunakan yang tidak mencerminkan
kebudayaan timur di negeri kita. Mereka lebih senang bergaya ala kebarat-baratan
dan menganggap budayanya sendiri "aneh". Bahkan kini
sudah banyak dari anggota masyarakat yang berasal dari suku budaya tertentu
yang sudah meninggalkan kebudayaan asli sukunya yang seharusnya menjadi
identitas kebudayaannya tersebut.
SUMBER:
http://fajaryogaanugrah.blogspot.com/2013/05/revolusi-kebudayaan.html